Thursday, August 26, 2010

PDA? Please de ahhh....

Eeiiittss... jangan salah sangka dulu mengenai judul diatas. Bukan maksudku untuk mengatakan handphone PDA atau Personal Digital Assistant itu jelek. PDA yang hendak dibahas disini adalah Public Display of Affection alias pamer kemesraan di depan umum. Jealouse secara saya masih single? well bukan itu alasannya. Lantas apa alasanya kalau bukan jealouse?

Begini ceritanya, tadi sore pas mau ikut kelas olahraga ada pasangan yang cium-cium pipi padahal instruktur sudah ada didepan dan kelas uda full. Trus pas mau pulang (lagi nunggu lift) muncul lagi pasangan yang kissing bibir, mungkin dikira saya ga tau secara mereka ciumannya di belakang dan memang tidak ada orang lain di sana (padahal ada kaca yang bisa merefleksikan mereka dan ya! saya mendapatkan tontonan gratis heuhehehehe).

Terakhir pas uda masuk ke dalam lift, pasangan yang sebelumnya sudah mulai menjaga jarak, namun begitu lift turun ke lantai dua masuklah 3 orang wanita. Awalnya biasa saja, sampai tiba-tiba salah satu wanita "mendekatkan" dirinya hadap-hadapan dengan temanya kemudian bercanda mesra (tidak akan kuceritakan secara detail dan yang pasti mereka tidak berciuman. jadi lupakan itu!).

Apakah mereka pasangan lesbian? entahlah, namun dari tingkah laku mereka kelihatanya iya. No offense, bukan bearti saya adalah homophobic. Buat saya tidak ada masalah mereka itu lesbian atau bukan. Saya tidak ada masalah dengan lesbian atau gay, secara teman baik saya adalah openly gay. So it's okay with me..

Nah yang jadi masalah adalah kita berada dikawasan asia, tepatnya ada di Indonesia yang tetap kucintai walaupun banyak terjadi masalah. Di amerika saja ada larangan melakukan PDA dilingkungan sekolah. Apalagi kita yang berada di negara yang masih menganut paham yang teramat kolot. Negara yang tidak dapat menerima begitu saja pasangan-pasangan yang bermesraan didepan umum apalagi mereka yang memilih untuk bersama pasangan sejenis. Wong pake rok pendek aja masih dianggap mengesankan ketelanjangan apalagi jadi lesbian or gay.

Bermesraan boleh saja toh, tidak ada yang melarang. Hanya tolong sadar dengan kondisi sekitar, kalau sedang berduaan sih sah-sah aja secara itu urusan masing-masing. Namun kalau sudah kelewat mesra apalagi didepan public maka lain ceritanya. Jangan sampai anda di cap pasangan norak oleh teman-teman anda dan dilaporkan kepada yang berwenang karena dianggap memberikan tontonan yang dianggap "mengandung" aktifitas seksual.

Oh ya, dan jangan menyalahkan orang lain yang menatap anda dengan pandangan ingin tahu atau bahkan secara terang-terangan melihat ke arah anda pada saat anda sedang bermesraan dengan kekasih anda. Jangan marah dan menyalahkan mereka, karena mereka hanya melihat apa yang anda sajikan. Tontonan gratis euyy..

3 comments: